
REMAJA. Beberapa bulan terakhir, banyak penggemar mulai mengira Marvel Rivals akan bernasib sama seperti game hero shooter lain yang kehilangan pamor setelah hype awalnya memudar. Namun, kenyataan justru berkata sebaliknya. Game besutan NetEase ini kembali mencuri perhatian publik berkat kehadiran mode PvE baru bertema zombie yang membawa angin segar di tengah penurunan pemain yang sempat mengkhawatirkan.
Dari Titik Terendah ke Kebangkitan Mendadak
Setelah rilis perdananya, Marvel Rivals sempat mencatatkan jumlah pemain luar biasa tinggi di Steam. Namun, seiring waktu, angka itu perlahan merosot. Data dari SteamDB menunjukkan bahwa pada Agustus 2025, jumlah pemain aktif harian turun lebih dari 80 persen dibandingkan saat masa peluncuran.
Kritik pun berdatangan. Beberapa pemain menyoroti sistem matchmaking yang kurang adil, optimalisasi grafis yang tidak ramah PC kelas menengah, dan pembaruan konten yang dirasa minim. Banyak yang mulai khawatir bahwa game ini akan berakhir seperti deretan proyek ambisius NetEase sebelumnya besar di awal, lalu tenggelam dalam waktu singkat.
Namun, kekhawatiran itu berbalik arah setelah event Halloween 2025 diluncurkan. Mode permainan baru bertajuk “Zombie Mode” berhasil menarik perhatian ribuan pemain baru dan membuat banyak pemain lama kembali menginstal game ini. Dalam waktu hanya beberapa hari, Marvel Rivals mencatatkan lebih dari 120.000 pemain aktif secara bersamaan di Steam peningkatan yang sangat signifikan dibandingkan bulan sebelumnya.
Zombie Mode Cara Baru Menikmati Dunia Marvel
Mode terbaru ini memperkenalkan konsep PvE (Player vs Environment), berbeda dari gameplay utama Marvel Rivals yang berfokus pada pertempuran antarpemain (PvP). Dalam Zombie Mode, hingga empat pemain bisa bergabung untuk melawan gelombang serangan musuh mayat hidup dalam arena bertema Halloween yang penuh misteri.
Misi utama pemain sederhana: bertahan hidup. Tapi di balik kesederhanaan itu, NetEase menambahkan elemen strategi menarik seperti peningkatan kemampuan karakter (skill upgrade) dan sistem peralatan (loadout customization) yang membuat tiap sesi permainan terasa berbeda.
Yang paling mencuri perhatian tentu dua bos utamanya: Undead Namor dan Queen of the Dead. Pertarungan melawan keduanya bukan hanya soal refleks dan kerja sama tim, tapi juga penguasaan karakter dan pemilihan skill yang tepat. Banyak pemain memuji mode ini karena terasa seperti mini-campaign singkat, intens, dan sangat adiktif.
Komunitas Antusias, Media Sosial Bergema
Respons komunitas terhadap Zombie Mode sangat positif. Forum-forum seperti Reddit dan Discord dipenuhi komentar antusias. Banyak yang mengatakan bahwa mode ini memberikan “napas baru” bagi Marvel Rivals setelah beberapa bulan stagnan.
Salah satu pengguna Steam menulis:
“Akhirnya ada alasan buat main Marvel Rivals lagi. Mode ini fun, santai, tapi tetap menantang. Gak harus selalu stress di ranked.”
Tak hanya di komunitas pemain, para streamer di Twitch dan YouTube juga ramai menayangkan gameplay Zombie Mode. Popularitasnya di media sosial membuat banyak pemain baru yang sebelumnya tak tertarik akhirnya mencoba game ini, memperluas jangkauan Marvel Rivals secara signifikan.
Mode Terbatas yang Justru Sukses Besar
Sayangnya, keseruan ini tak akan berlangsung selamanya. NetEase mengumumkan bahwa Zombie Mode hanya tersedia sementara, tepatnya hingga 13 November 2025. Mode ini merupakan bagian dari event bertema Halloween dan kemungkinan besar akan dihapus setelah periode tersebut berakhir.
Meski begitu, komunitas berharap agar NetEase tidak benar-benar menutupnya. Banyak yang meminta agar Zombie Mode dijadikan mode permanen, atau setidaknya hadir kembali sebagai event musiman seperti Overwatch’s Junkenstein Revenge atau Apex Legends’ Shadow Royale.
Selain Zombie Mode, pembaruan ini juga menghadirkan event lain bertajuk “Voyage to Astonish”, yang menawarkan berbagai hadiah menarik lewat misi harian dan papan event. Hadiah paling populer adalah skin eksklusif Blade Knight, yang bisa diperoleh secara gratis hanya dengan bermain secara rutin selama periode event.
Strategi Cerdas NetEase Dengarkan Pemain
Kesuksesan Zombie Mode tidak hanya soal jumlah pemain yang meningkat, tetapi juga bukti bahwa NetEase mendengarkan keluhan komunitasnya. Setelah beberapa bulan menuai kritik karena minimnya inovasi, mereka akhirnya memberikan konten yang benar-benar berbeda dan bisa dinikmati oleh semua tipe pemain baik kasual maupun kompetitif.
Langkah ini juga dianggap sebagai strategi efektif untuk menjaga daya tahan game live service. Dengan menghadirkan mode PvE yang menyegarkan, NetEase berhasil memperluas daya tarik Marvel Rivals ke audiens yang mungkin sebelumnya enggan terjun ke mode PvP yang intens.
Analis industri menilai bahwa pendekatan seperti ini penting agar Marvel Rivals bisa bertahan dalam jangka panjang. “Kehadiran mode PvE adalah langkah bijak. Ini membuka pintu bagi pemain baru sekaligus mempertahankan komunitas lama yang mulai bosan,” ungkap salah satu pengamat game Asia di forum NeoGAF.
Awal Kebangkitan Baru?
Bisa dibilang, Zombie Mode menjadi momentum penting bagi Marvel Rivals. Dalam waktu singkat, mode ini berhasil memulihkan citra game, meningkatkan jumlah pemain, dan membangkitkan kembali minat komunitas global.
Meski masih harus dibuktikan apakah lonjakan ini akan bertahan lama, satu hal pasti: NetEase berhasil menunjukkan bahwa mereka mau beradaptasi dan bereksperimen.
Jika mereka mampu mempertahankan kreativitas dan terus menghadirkan konten segar seperti ini, Marvel Rivals bisa saja berkembang menjadi salah satu game superhero paling berpengaruh di platform PC. Untuk saat ini, Zombie Mode telah menjadi bukti nyata bahwa terkadang, satu ide sederhana bisa menjadi penyelamat besar bagi sebuah game yang hampir dilupakan.