
REMAJA. Gelaran State of Play September 2025 milik Sony sukses menarik perhatian para penggemar game di seluruh dunia. Namun di antara deretan judul besar yang dipamerkan, ada satu yang benar-benar mencuri spotlight Crimson Desert. Game terbaru dari pengembang asal Korea Selatan, Pearl Abyss, akhirnya memperlihatkan cuplikan gameplay dan cerita melalui trailer terbarunya yang begitu memikat mata dan imajinasi.
Mengusung genre open-world action-adventure, Crimson Desert tampil sebagai proyek ambisius yang menjanjikan dunia fantasi penuh konflik, petualangan, dan sistem pertarungan seru yang mampu menyaingi game-game AAA barat. Tak heran jika banyak yang menyebut game ini sebagai salah satu pesaing serius untuk gelar game terbaik 2026 mendatang.
Dunia Fantasi Bernama Pywel
Crimson Desert mengambil latar di sebuah dunia fiktif bernama Pywel, wilayah luas dengan nuansa abad pertengahan yang brutal. Dalam trailer terbarunya, penonton diperlihatkan ragam wilayah mulai dari dataran luas, kastil megah, hingga perkampungan yang tampak penuh konflik dan ketegangan.
Nuansa kelam dan megah dari dunia Pywel memberi kesan bahwa game ini tidak sekadar menjual visual indah, melainkan juga atmosfer naratif yang kuat. Seperti dunia Elden Ring atau The Witcher, Pywel tampaknya akan menyimpan banyak misteri dan sejarah yang bisa digali oleh para pemain.
Karakter Utama Kliff dan Beban Masa Lalu
Pusat cerita Crimson Desert berfokus pada Kliff, seorang tentara bayaran yang dibebani oleh masa lalu dan tanggung jawab besar. Dalam trailer, Kliff ditampilkan dalam berbagai situasi berbahaya dari melawan kelompok kriminal kejam hingga menghadapi makhluk mistis berukuran raksasa.
Alih-alih menjadi pahlawan klise, Kliff digambarkan sebagai sosok yang kompleks, dengan pilihan-pilihan moral yang tidak selalu hitam-putih. Ini menjadi indikasi bahwa Crimson Desert akan menyuguhkan cerita yang emosional dan penuh intrik, bukan sekadar aksi tanpa arah.
Pertarungan Brutal dan Spektakuler
Salah satu elemen yang paling menonjol dalam trailer adalah sistem pertempurannya. Tak hanya cepat dan brutal, animasi serangan dan efek benturan tampak sangat halus dan realistis. Dari serangan pedang cepat, aksi menangkis, hingga penyelesaian dramatis (finisher), semua terasa sinematik dan mendalam.
Banyak pengamat menyamakan gaya pertarungan Crimson Desert dengan gabungan dari game seperti Assassin’s Creed, Ghost of Tsushima, dan bahkan God of War. Tak hanya berfokus pada satu lawan satu, Kliff juga terlihat bertarung melawan kelompok musuh secara bersamaan, menandakan sistem pertarungan massal yang mungkin akan jadi fitur utama.
Lebih dari Sekadar Pedang Dunia yang Interaktif
Menariknya, Crimson Desert tidak hanya tentang pertempuran. Trailer juga menunjukkan berbagai aktivitas dunia terbuka lainnya seperti:
- Memanjat tebing dan menara tinggi
- Berinteraksi dengan NPC
- Menyelesaikan puzzle lingkungan
- Mengendarai kendaraan unik seperti kereta kayu dan hewan tunggangan
Semua ini memperkuat kesan bahwa Crimson Desert adalah game yang dirancang agar pemain merasa benar-benar hidup di dalam dunia Pywel. Pendekatannya mirip dengan game open-world seperti Red Dead Redemption 2 dan Horizon Forbidden West, di mana eksplorasi menjadi bagian penting dari pengalaman.
Mesin Game Buatan Sendiri yang Memanjakan Mata
Pearl Abyss menggunakan game engine milik mereka sendiri, yang sebelumnya juga dipakai dalam Black Desert Online. Hasilnya? Trailer Crimson Desert terlihat luar biasa dari sisi teknis. Detail tekstur, pencahayaan dinamis, dan efek cuaca menjadikan visualnya sejajar jika bukan lebih unggul dari banyak game barat produksi besar.
Adegan-adegan seperti badai pasir, langit malam berbintang, dan cahaya matahari yang menembus pepohonan menjadi bukti betapa seriusnya Pearl Abyss dalam membangun dunia yang bukan hanya luas, tapi juga memukau secara estetika.
Koneksi dengan Black Desert?
Walaupun Pearl Abyss belum memberikan detail penuh, Crimson Desert disebut sebagai semacam prekuel spiritual dari Black Desert Online. Namun begitu, narasi dan sistem permainannya akan berdiri sendiri kamu tidak perlu memainkan Black Desert untuk memahami jalan cerita Kliff.
Ini adalah langkah strategis yang cerdas, karena memungkinkan mereka menjangkau pasar baru tanpa membebani pemain dengan latar belakang cerita kompleks yang harus dipelajari sebelumnya.
Rilis Maret 2026 untuk Multi-Platform
Pearl Abyss sebelumnya menargetkan perilisan Crimson Desert di tahun 2025, namun kini telah mengonfirmasi penundaan ke 19 Maret 2026. Penundaan ini dipastikan untuk menyempurnakan kualitas akhir, yang disambut positif oleh komunitas gamer yang menghargai transparansi dan kualitas produk akhir.
Game ini akan tersedia di:
- PlayStation 5
- Xbox Series X|S
- PC (via Steam)
Menariknya, belum ada kabar mengenai versi untuk konsol generasi sebelumnya atau platform cloud gaming, yang mungkin akan diumumkan di kemudian hari.
Layak Dinanti atau Sekadar Visual Indah?
Dengan segala elemen yang ditunjukkan dunia terbuka yang luas, pertarungan dinamis, visual memukau, dan narasi yang emosional Crimson Desert terlihat seperti gabungan dari banyak elemen terbaik dari genre open-world modern.
Namun, apakah semua itu bisa dieksekusi dengan baik? Pengalaman dari banyak game lain menunjukkan bahwa trailer mengesankan belum tentu menjamin gameplay yang solid. Tapi jika melihat rekam jejak Pearl Abyss dan dedikasi mereka pada detail, rasanya Crimson Desert memang pantas untuk dinantikan.
Tandai kalendermu: Maret 2026 bisa jadi momen lahirnya salah satu game terbesar dekade ini.