
REMAJA. Sejak pertama kali hadir di tahun 2013, The Last of Us berhasil mencuri hati jutaan gamer di seluruh dunia dengan kisah menyentuh tentang perjuangan bertahan hidup di tengah dunia yang hancur akibat wabah jamur Cordyceps. Keberhasilan sekuel keduanya, The Last of Us Part II, semakin mengukuhkan posisi franchise ini sebagai salah satu seri game naratif terbaik yang pernah dibuat.
Namun, di balik kesuksesan tersebut, pertanyaan besar selalu muncul di kalangan penggemar: apakah kisah ini akan berlanjut ke The Last of Us Part III? Belakangan, Neil Druckmann, sosok kreatif utama dari Naughty Dog, kembali memberikan sinyal samar yang membuat rumor ini semakin hangat diperbincangkan.
Isyarat dari Sang Kreator
Neil Druckmann dikenal sebagai penulis sekaligus sutradara yang berani mengambil risiko dalam bercerita. Melalui wawancara dan diskusi publik, ia sempat mengungkapkan bahwa dirinya memiliki konsep cerita potensial untuk The Last of Us Part III. Meski tidak secara eksplisit menyebutkan bahwa game tersebut sedang digarap, pernyataan ini sudah cukup membuat komunitas penggemar berspekulasi.
Menurut Druckmann, masih ada “bab cerita” yang belum diceritakan. Ungkapan itu menimbulkan interpretasi bahwa semesta The Last of Us sebenarnya masih memiliki ruang untuk dieksplorasi, baik melalui kelanjutan kisah Ellie, karakter baru, maupun sudut pandang lain yang belum disentuh.
Mengapa Kisah Ini Layak Dilanjutkan?
Ada beberapa alasan mengapa The Last of Us Part III begitu dinanti, dan mengapa penggemar menilai kisahnya belum selesai:
- Karakter yang Belum Tuntas
Di Part II, perjalanan Ellie meninggalkan banyak pertanyaan. Apa yang akan terjadi setelah keputusannya di akhir game? Bagaimana dengan tokoh lain seperti Abby atau Lev? - Dunia yang Luas
Semesta The Last of Us tidak terbatas pada Joel dan Ellie. Dunia pasca-apokaliptik yang ditampilkan Naughty Dog masih menyimpan banyak cerita dari kelompok-kelompok lain, wilayah berbeda, hingga perspektif yang lebih beragam. - Daya Tarik Emosional
Setiap seri The Last of Us berhasil menghadirkan kisah emosional yang mendalam. Jika konsep baru mampu menawarkan konflik moral yang segar, maka sekuel ketiga punya peluang besar untuk kembali menggugah emosi pemain.
Belum Ada Konfirmasi Resmi
Meski banyak harapan, penting untuk dicatat bahwa hingga kini Naughty Dog maupun Sony belum memberikan konfirmasi resmi mengenai keberadaan The Last of Us Part III. Druckmann sendiri kerap menekankan bahwa ia hanya memiliki ide cerita, bukan rencana pasti yang sedang berjalan.
Bahkan, sang kreator juga tengah sibuk dengan berbagai proyek lain, termasuk mendukung pengembangan judul baru serta keterlibatannya dalam produksi serial televisi The Last of Us yang ditayangkan di HBO. Hal ini membuat banyak pihak berpendapat bahwa, jika pun Part III akan dibuat, prosesnya mungkin masih lama.
Faktor yang Bisa Menentukan Nasib Part III
Jika kita melihat pola industri game, ada beberapa faktor yang akan memengaruhi apakah The Last of Us Part III benar-benar terwujud:
- Antusiasme Penggemar
Franchise ini sudah memiliki basis fans yang sangat besar. Jika permintaan untuk sekuel semakin menguat, kemungkinan besar Sony akan mendorong Naughty Dog untuk mengembangkannya. - Kesuksesan Serial TV
Adaptasi HBO dari The Last of Us menuai pujian kritis dan sukses secara komersial. Keberhasilan serial ini dapat memperkuat alasan bisnis untuk melanjutkan game baru, karena minat publik sedang berada di puncak. - Kesiapan Tim Kreatif
Neil Druckmann dan tim Naughty Dog terkenal perfeksionis. Mereka mungkin tidak ingin terburu-buru merilis Part III tanpa cerita yang benar-benar kuat dan relevan. - Prioritas Studio
Naughty Dog juga dikenal mengerjakan proyek baru di luar The Last of Us. Jika fokus mereka tertuju pada IP lain, Part III bisa tertunda dalam waktu lama.
Bagaimana Bentuk Sekuel Jika Terjadi?
Spekulasi mengenai The Last of Us Part III sudah menyebar luas. Beberapa teori menarik dari komunitas antara lain:
- Kisah Ellie Berlanjut
Banyak yang berharap Ellie masih menjadi pusat cerita, karena perjalanannya terasa belum usai. - Fokus pada Karakter Baru
Ada juga kemungkinan game ini memperkenalkan tokoh baru sepenuhnya, seperti bagaimana Abby mendapat porsi besar di Part II. - Eksplorasi Dunia yang Lebih Luas
Jika dua seri sebelumnya berfokus pada kisah personal, sekuel berikutnya mungkin mengangkat konflik antar kelompok, atau memperlihatkan gambaran lebih global tentang dampak wabah Cordyceps.
Harapan dan Kekhawatiran Fans
Sementara sebagian besar penggemar bersemangat menyambut potensi Part III, ada pula kekhawatiran yang muncul. Beberapa fans khawatir bahwa cerita baru bisa mengurangi kekuatan emosional dua seri sebelumnya. Sebaliknya, ada pula yang optimis bahwa Druckmann mampu menghadirkan narasi yang tetap kuat, seperti tradisi Naughty Dog selama ini.
Yang jelas, ekspektasi publik sangat tinggi. Setiap isyarat kecil dari Druckmann langsung menjadi bahan perbincangan hangat di komunitas gamer maupun media.
Kesimpulan
Neil Druckmann memang belum mengonfirmasi apa pun secara resmi, tetapi pernyataannya bahwa masih ada “bab yang belum diceritakan” menjadi tanda bahwa pintu menuju The Last of Us Part III belum tertutup. Meski saat ini statusnya masih berupa ide atau konsep, harapan fans tetap menyala.
Dengan kesuksesan luar biasa dari dua game sebelumnya serta adaptasi serial TV yang kian populer, peluang hadirnya sekuel terasa semakin besar. Hanya saja, semua bergantung pada keputusan Naughty Dog dan Sony apakah mereka akan menghidupkan kembali kisah kelam namun penuh makna ini, atau memilih menutup lembarannya di sini.
Sampai saat itu tiba, penggemar hanya bisa bersabar, menyusun teori, dan menunggu isyarat selanjutnya dari Neil Druckmann.